Tampilkan postingan dengan label Entrepreneur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Entrepreneur. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 November 2010

Entrepreneur : Tupperware, Peluang Usaha untuk Mengubah Hidup Anda

Menurut kamus Bahasa Inggris, entrepreneur adalah wiraswatawan atau seseorang yang menjalankan bisnisnya sendiri. Karena sering mengantar isteri berbelanja Tupperware, jadi sedikit banyak mengerti mengenai produk ini. Dengan modal awal yang tidak terlalu besar dan kegigihan dalam menjual dan memasarkan produk, bisa mendapatkan hasil yang luar biasa. Menjadi member Tupperware dapat digolongkan pada katergori entrepreneur karena di Tupperware anda bisa merancang dan menjalankan bisnis ini sesuai dengan keinginan anda. Anda pun bisa menjadi seorang entrepreneur Tupperware ...

Tupperware adalah perusahaan multinasional yang memberikan anda peluang untuk memiliki usaha sendiri dan juga mewujudkan semua impian anda. Tupperware Corporation adalah perusahaan multinasional yang memproduksi dan memasarkan produk plastik berkualitas untuk rumah tangga. Kantor pusatnya berkedudukan di Orlando Amerika Serikat. Dengan sistem penjualan Direct Selling (penjualan langsung), kini Tupperware berkembang sangat pesat dan menjangkau pasar di lebih dari 100 negara. Di banyak negara, Tupperware selalu menempati ranking atas di antara perusahaan-perusahaan direct selling lainnya.

Secara resmi, Tupperware dipasarkan di Indonesia tahun 1991 oleh PT Imawi Benjaya. PT Alif Rose di Jakarta adalah distributor pertama, dan hingga saat ini sudah ada lebih dari 70 distributor resmi yang tersebar di berbagai kota besar di seluruh Indonesia. Didukung oleh lebih dari 40.000 tenaga penjual independen, produk Tupperware berhasil menembus berbagai kalangan. Berbagai pelatihan dan bimbingan diberikan sebagai bekal untuk menjadi tenaga penjual yang tangguh. Walaupun terdiri dari berbagai latar belakang ekonomi dan pendidikan, tetapi selalu ada persamaannya, yaitu mereka bisa menyisihkan waktu untuk keluarga, sekaligus mendapatkan karir dan penghasilan yang sangat memuaskan. Visi Tupperware Indonesia adalah untuk menjadi Company of Choice dan Brand of Choice. Sedangkan misinya adalah mengubah hidup orang banyak agar menjadi lebih baik lagi.

Tupperware selalu melahirkan produk-produk baru yang inovatif dan berkualitas, selalu jeli memanfaatkan teknologi dan tanggap dengan perubahan-perubahan yang terjadi di masyarakat. Semua produk Tupperware memiliki desain unik dan inovatif dengan warna-warna yang khas, trendi dan menarik. Produk Tupperware menggunakan bahan kualitas terbaik yang aman bagi kesehatan, ramah lingkungan dan dijamin dengan garansi seumur hidup/Tupperware Lifetime Warranty (jika rusak dalam keadaan normal). Itulah keistimewaan sekaligus keistimewaan Tupperware memberikan kepuasan maksimal kepada semua pencinta dan pengguna produk Tupperware di mana pun mereka berada. Memulai usaha bersama Tupperware tidak membutuhkan modal cukup dengan menjual produk senilai Rp. 750.000,-. Adapun jenjang karir di Tupperware yaitu dealer, team captain, manager, group manager dan distributor. (BK)

Minggu, 14 November 2010

Entrepreneur : Menjual Karya Lewat Ide dan Kreativitas

Cara pandang berbeda plus jiwa kreatif yang dimiliki oleh seorang wanita bernama lengkap Poeng F. Moeladi memang patut diacungi jempol. Walaupun ide kreatifnya tertuang lewat perilaku yang aneh yaitu menyeruak di bawah pohon, tidak ada yang menyangka jika hasil pertualangannya tersebut menghasilkan karya sarat inovasi. Melalui petualangan, Poeng mendapatkan ide brilian untuk merubah bagian-bagian tanaman yang terbuang dan tidak terpakai sebagai hiasan cantik dan tentu saja bernilai tinggi. Keseriusan dan ketelitiannya melihat lingkungan sekitar, membawa Poeng menjadi salah satu wanita Indonesia pertama yang mengembangkan hobi merangkai bunga press menjadi bisnis menggiurkan.

"Setiap ranting, daun, dan bunga yang terbuang saya ambil dan saya bawa pulang" beber Poeng. Jika sebagian orang menganggap barang-barang temuannya tidaklah berarti sama sekali namun berkat jiwa seni yang dimiliki, Poeng mampu merubahnya menjadi karya seni spektakuler. Hanya melalui patahan ranting ataupun daun, Poeng berhasil 'menyulapnya' menjadi berbagai karya seni yang banyak diminati orang-orang asing.

Tidak ada yang menyangka jika hiasan berbagai figura dan gambar sederhana yang tersimpan rapih dalam bingkainya terbuat dari berbagai tanaman yang tidak terpakai. Sekilas tidak ada perbedaan gambar yang dibuatnya dengan lukisan umum, namun perbedaan baru terasa jika anda mengelus permukaan gambar yang menonjol. Jika para pelukis menggunakan media cat, sedangkan Poeng memilih daun sebagai media penyalur idenya.

Awalnya Poeng tidak tertarik untuk menjadikan hobinya ini sebagai bisnis, ia hanya berkreasi untuk pameran-pameran tertentu saja. Hingga pada akhirnya pada tahun 1985 ada orang yang tertarik untuk membeli karya Poeng. Tidak tanggung-tanggung, orang tersebut langsung memesan 1000 lembar undangan dengan hiasan daun-daun. Merasa tertantang, Poeng berusaha menyelesaikan pesanan tersebut seorang diri. Namun karena keterbatasan kemampuan, Poeng hampir melewati batas waktu yang diberikan pemesan. Kejadian tersebut akhirnya membuat Poeng memutuskan untuk merekrut beberapa anak orang tetangga untuk mengerjakan undangannya. Alahasil undangan pun selesai tepat pada waktunya.

Peristiwa inilah yang menumbuhkan rasa bisnis Poeng untuk mengembangkan usaha. Anak-anak rekrutannya dikumpulkan kembali untuk diajari membuat pola-pola hiasan bunga dan daun. Kegigihannya mengajari ilmu yang dimiliki membuahkan hasil. Salah satu supermarket kalangan ekspatriat di daerah Kemang, Jakarta Selatan bersedia menyediakan tempat penjualan khusus seni bunga keringnya. Kejelian melihat keinginan pasar tersebut ternyata berbuah manis, pihak supermarket mengatakan banyak orang bule yang tertarik dan membeli karyanya. Melewati fase promosi yang panjang, kini karya-karya yang tercipta telah banyak diperdagangkan di berbagai toko souvenir hotel berbintang di Jakarta. (BK)

sumber : Pelangi, Maret 2008.